Ngademin Pegiat Teknologi

5 alasan kenapa Snapdragon 680 jadi chipset mainstream HP yang murah

1 min read

Redmi 10C. (Xiaomi Indonesia)

Redmi 10C. (Xiaomi Indonesia)

Caraseru.com – Banyak smartphone entry-level saat ini ditenagai oleh chip Snapdragon 680, kecuali jika Xiaomi mengeluarkan ponsel murah untuk menggunakannya.

Mengingat Snapdragon 680 bukanlah chipset sembarangan dan handal untuk segala macam kebutuhan sehari-hari. Tidak heran beberapa ponsel murah dan smartphone entry-level menganggapnya sebagai gangguan dapur.

Memilih chipset yang tepat akan menentukan bagaimana kinerja smartphone beroperasi dengan cara terbaik. Di sinilah juga unggulan smartphone entry-level Xiaomi, Redmi 10C, menjanjikan performa yang lincah.

Meski Redmi 10C adalah entry-level, namun tetap memilih prosesor Snapdragon 680 dengan proses 6nm, yang biasa digunakan di ponsel bujet kelas menengah.

Simak beberapa alasan Xiaomi membeberkan bahwa Snapdragon 680 menjadi salah satu dapur pacu paling populer di kategorinya.

1. Lebih kuat tetapi lebih sedikit daya

Redmi 10C.  (Xiaomi Indonesia)
Redmi 10C. (Xiaomi Indonesia)

Sebagai smartphone untuk anak muda, faktor daya tahan baterai menjadi faktor penting. Snapdragon 680 dengan arsitektur 6nm memiliki daya pemrosesan yang lebih tinggi, namun tetap mengutamakan efisiensi energi dan memberikan daya tahan baterai yang lebih lama dalam berbagai aktivitas, yang tentunya sangat sesuai dengan karakteristik pengguna Redmi 10C. anak muda.

2. Penggunaan yang andal saat bermain game

Redmi 10C.  (Jawawut)
Redmi 10C. (Jawawut)

Bermain game di smartphone sudah menjadi hal yang menyenangkan bagi hampir semua orang, terutama anak muda. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Snapdragon 680 juga dioptimalkan untuk bermain game, yang akan memberikan pengalaman bermain game yang lebih lancar dengan teknologi terkini.

Menurut berbagai pengujian aplikasi benchmarking AnTuTu 9, performa chipset Snapdragon stabil di atas 250.000.

3. Kemampuan untuk meningkatkan kualitas kamera

Redmi 10C.  (Xiaomi Indonesia)
Redmi 10C. (Xiaomi Indonesia)

Melanjutkan kehadiran di media sosial, atau membutuhkan foto-foto bagus dari toko online, tentu saja membutuhkan kamera yang kuat, tetapi di luar itu, untuk kinerja kamera yang optimal, peran prosesor juga sangat penting.

Snapdragon 680 telah meningkatkan pemrosesan gambar, dengan ISP (image signal processor) berupa Spectra 346, sehingga dapat memproses gambar dari hingga tiga kamera secara bersamaan, serta resolusi kamera utama Hexagon 686 NPU yang dapat mendukung.

4. Kemampuan untuk mengoptimalkan resolusi layar

Redmi 10C.  (Xiaomi Indonesia)
Redmi 10C. (Xiaomi Indonesia)

Snapdragon 680 mendukung resolusi layar resolusi tinggi dan kecepatan refresh tinggi hingga 90Hz, sehingga gambar yang ditampilkan lebih optimal.

Untuk Redmi 10C dengan layar 6,71 inci, dengan prosesor ini ditambah dengan streaming Widevine L1 HD, pengalaman menonton layanan streaming yang didukung seperti Netflix dan Amazon Prime Video akan lebih nyaman dan menyenangkan.

5. Prosesor unggulan untuk smartphone kelas menengah

Untuk smartphone sejutaan, memilih Snapdragon 680 jelas menjadi keunggulan Redmi 10C, mengingat prosesor ini juga menjadi andalan kelas menengah.

Jadi, jika Anda menginginkan smartphone jutaan dolar dengan Snapdragon 680, jelas Redmi 10C adalah juaranya.

Sedangkan jika Anda menginginkan smartphone dengan layar AMOLED, Xiaomi juga menawarkan saudara kandungnya, Redmi Note 11, yang juga memiliki prosesor Snapdragon 680, tergantung pada anggaran Anda.

Ngademin Pegiat Teknologi