Ngademin Pegiat Teknologi

Berbekal meteorit Mars, para ilmuwan mencari tanda-tanda kehidupan

1 min read

berbekal meteorit mars para ilmuwan mencari tanda tanda kehidupan

Mars. (Wikipedia/NASA)

Caraseru.com – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa air cair pernah membentuk batuan di meteorit Mars. Mungkinkah ada kehidupan di planet merah jika ada air?

Sayangnya, para peneliti belum menemukan kemungkinan kehidupan di Mars, karena tidak ada bukti yang mendukung kehidupan mikroba.

Batu itu adalah bagian dari kelas meteorit yang dikenal sebagai nakhlite, batu vulkanik yang dihantam oleh asteroid di Mars sekitar 11 juta tahun yang lalu.

Penelitian sebelumnya telah menyarankan bahwa nakhlite mungkin dapat menjelaskan sistem hidrotermal purba Mars, terutama mata air panas.

Mata air panas adalah target yang menarik karena para ilmuwan percaya bahwa lingkungan mungkin telah menjadi tempat lahirnya kehidupan awal di Bumi.

Jadi tim ahli bertanya-tanya apakah hal yang sama terjadi di Mars.

Dalam studi baru, para peneliti memeriksa Gunung Miller 03346 nakhlite, batu seberat 715 gram yang ditemukan di Pegunungan Miller di Antartika pada tahun 2003.

Miller seri 03.346 nakhlite. [NASA]
Miller seri 03346 nakhlite. [NASA]

Dari penelitian sebelumnya, kita tahu bahwa mineral dalam meteorit ini bereaksi dengan air sekitar 630 juta tahun yang lalu”, kata Josefin Martell, ilmuwan planet di Universitas Lund, dikutip dari Space.com, Senin (16 Mei 2022).

Namun, Martell dan tim ilmuwan lainnya ingin mempelajari lebih detail tentang sejarah batu tersebut.

Para peneliti menggunakan pemindaian neutron dan sinar-X non-destruktif untuk memperkirakan berapa banyak air cair yang mengubah mineral batuan, dan menyelidiki apakah lokasi sebelumnya di Mars memiliki sistem hidrotermal yang dapat mendukung kehidupan.

Para ilmuwan telah menemukan bahwa mineral di meteorit nakhlite 03346 Pegunungan Miller, diubah oleh air cair, terkonsentrasi di tambalan yang terisolasi.

Model tersebut menunjukkan bahwa fungsi air yang mengubah mineral ini tidak bocor ke dalam batuan dari sistem hidrotermal.

Para peneliti percaya air kemungkinan berasal dari es yang terkubur di batu dan meleleh selama ledakan Nakhlite yang menghantam Mars.

Miller seri 03346 nakhlite. [NASA]
Miller seri 03346 nakhlite. [NASA]

Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi di wilayah tempat Nakhlite berasal tidak kondusif bagi kemunculan atau reproduksi kehidupan.

Tetapi para ahli menunjukkan bahwa kesimpulan itu hanya berlaku untuk wilayah asal batu itu, bukan seluruh wilayah Mars.

Selain itu, studi ini menunjukkan bahwa scan neutron dan sinar-X dapat membantu menganalisis batuan dari planet lain.

Studi tersebut menemukan kemungkinan air membentuk batuan di meteorit Mars. (Suara.com/Lintang Siltya Yutami).

Ngademin Pegiat Teknologi