Ngademin Pegiat Teknologi

Dipengaruhi oleh perubahan iklim, base camp Everest terpaksa pindah

1 min read

dipengaruhi oleh perubahan iklim base camp everest terpaksa pindah

Base Camp Everest kini telah dipindahkan ke tempat yang lebih lembut di bawah gunung untuk menghindari mencairnya gletser.

Gunung Everest. (Unsplash/Kalle Kotlainen)

Caraseru.com – Laporan terbaru mengatakan base camp Everest harus dipindahkan ke lokasi lain. Hal ini diduga akibat dampak perubahan iklim terhadap gunung tertinggi di dunia itu.

Base Camp Everest kini telah dipindahkan ke tempat yang lebih lembut di bawah gunung untuk menghindari mencairnya gletser.

Menurut Taranath Adhikari, direktur Nepal Tourism Board, South Base Camp saat ini sedang dipindahkan.

Awalnya terletak antara 5.364 meter di atas permukaan laut dan di bawah 200 hingga 400 meter di atas permukaan laut.

Alasan perubahan tersebut adalah karena daerah tersebut terlalu berbahaya karena ketidakstabilan suhu dan kenaikan suhu.

Selain itu, mencairnya gletser tidak hanya menyebabkan retakan di sekitar base camp, pendaki juga semakin terancam dengan runtuhan batu dan reruntuhan.

Kami sekarang sedang mempersiapkan relokasi dan kami akan segera memulai konsultasi dengan semua pemangku kepentingan“Kata Adhikari kepada BBC, dikutip dari IFL Science, Senin (20 Juni 2022).

Suhu di Base Camp Everest. [Nature.com]
Suhu di Base Camp Everest. [Nature.com]

Aktivitas manusia selain perubahan iklim juga berdampak pada pegunungan.

Selain banyak pendaki yang membakar bahan bakar seperti minyak tanah, kawasan tersebut juga dibanjiri banyak kotoran dan air seni manusia.

Diperkirakan pendaki menghasilkan 4.000 liter urin setiap hari di base camp.

Gunung Everest berada 8.848 meter di atas permukaan laut dan semakin terpengaruh oleh perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir.

Sebuah studi tahun 2018 menunjukkan suhu es minimum Gletser Khumbu adalah minus (-) 3,3 derajat Celcius, suhu yang sangat hangat yang menunjukkan bahwa gletser sangat rentan terhadap panas.

Di sisi lain, penelitian lain awal tahun ini menemukan bahwa South Col Glacier, gletser tertinggi di Gunung Everest, menumpahkan es selama 2.000 tahun dalam 30 tahun, mengurangi separuh massanya sejak 1990-an.

Ini adalah laporan terbaru tentang relokasi Base Camp Everest karena perubahan iklim. (Suara.com/Lintang Siltya Utami).

Ngademin Pegiat Teknologi