Ngademin Pegiat Teknologi

Memerangi eSports: Pembatalan 4 cabang eSports SEA Games perlu lebih transparan

1 min read

Pelatnas tim Esports Indonesia untuk SEA Games Vietnam. (Instagram/ rrq_jamesss)

Caraseru.com – Sebelumnya diberitakan, Indonesia membatalkan pengiriman tim dari empat cabang e-sports SEA Games Vietnam.

Keputusan itu diambil setelah dilakukan kajian oleh Tim Penilai Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON). Profesor Chen, ketua panel juri PPON, menyebutkan pengurangan jumlah atlet. PhD. moher. Asnawi untuk beberapa hal, antara lain tidak mencatat prestasi, tidak berpeluang meraih medali, dan masalah organisasi.

Indonesia membatalkan empat kompetisi eSports dari Southeast Asian Games di Vietnam: Arena of Valor (AOV), League of Legends (LOL) PC, League of Legends (LOL) Wild Rift Men, dan League of Legends (LOL) Wild Rift Women.

Kepala Pusat Latihan Nasional, Richard Permana, mengaku telah berupaya semaksimal mungkin agar seluruh atlet bisa mengikuti ajang Asian Games Vietnam Tenggara. Namun, hingga saat ini sudah dipastikan bahwa atlet yang gagal hengkang tidak bisa berangkat secara mandiri dan tidak bisa dirundingkan kembali.

Arya Jamil dari FIGHT Esports Indonesia Business Development Department menyayangkan keputusan tim reviewer PPON karena tingginya animo masyarakat Indonesia terhadap pembatalan turnamen tersebut.

Timnas Asian Games Tenggara.  (instagram/garudaku.esi)
Timnas Asian Games Tenggara. (instagram/garudaku.esi)

Bagi kami para penggiat esports, keputusan ini tentu sangat disayangkan mengingat game ini memiliki penonton yang cukup banyak di Indonesia,” Dia berkata.

Arya juga mempertanyakan transparansi dari keputusan yang dibuat”Padahal, kenapa ada pembatalan keberangkatan atlet? Saya berharap pemerintah bisa lebih transparan karena banyak spekulasi tentang kebijakan ini. Apakah tim esports dianggap tidak memiliki rekor atau peluang meraih medali? Atau kita tidak tahu seperti apa bentuknya.Saya pikir aktivis eSports, terutama atlet yang nomor balapannya dihapus, harus tahu alasannya“tambah Arya.

Meski begitu, Arya berharap hal seperti ini tidak terjadi lagi. “Saya berharap hal serupa dapat dihindari di masa depan. Tentu saya sangat bersimpati kepada para atlet yang gagal mempertahankan gelarnya di kancah internasional, terutama para atlet yang telah melalui proses panjang dari tahap seleksi hingga pemusatan latihan nasional.Semoga pemerintah lebih siap menghadapi event olahraga selanjutnya agar tidak ada lagi satu istilah“tambah Arya.

Arya juga mengungkapkan semangatnya kepada para atlet yang akan mewakili Indonesia di SEA Games 2022. “Pembatalan tersebut diharapkan tidak mempengaruhi atlet yang akan mengikuti SEA Games.Mari bersama-sama dukung atlet Indonesia dan semoga bisa berjuang dengan sebaik-baiknya dan mengharumkan nama bangsa‘ tutup Arya.

Ngademin Pegiat Teknologi