Rumus Menghitung Persen di Excel

Rumus Menghitung Persen di Excel – Halo, teman-teman! Kali ini kita akan membahas sesuatu yang pasti sering bikin pusing kepala, yaitu rumus menghitung persen di Excel. Tenang, meskipun terdengar sedikit teknis, kita akan menjelaskannya dengan gaya bahasa santai ala anak muda supaya lebih mudah dipahami. Siap? Yuk, kita mulai!

Rumus Menghitung Persen di Excel

1. Mengenal Persen dalam Excel

Sebelum kita mempelajari rumusnya, kita perlu tahu apa itu persen dalam Excel. Nah, persen dalam Excel sebenarnya adalah representasi dari pecahan dengan pembilang 100. Jadi, ketika kita menulis angka 50% di Excel, sebenarnya kita sedang menyatakan angka 0,5.

2. Rumus Dasar Persen di Excel

Pertama-tama, kita akan mempelajari rumus dasar untuk menghitung persen di Excel. Rumusnya adalah:

Copy code=Nilai * Persen

Misalnya, jika kita ingin menghitung 20% dari angka 100, kita bisa menuliskan rumus berikut:

Copy code=100 * 0,2

Hasilnya adalah 20. Gampang, kan?

3. Menggunakan Fungsi PERSEN di Excel

Selain rumus dasar tadi, Excel juga menyediakan fungsi khusus untuk menghitung persen, yaitu fungsi PERSEN. Dengan menggunakan fungsi ini, kita bisa lebih fleksibel dalam menghitung persen.

Caranya sangat sederhana. Kita hanya perlu menuliskan rumus berikut:

scssCopy code=PERSEN(Nilai, Persen)

Misalnya, jika kita ingin menghitung 20% dari angka 100 menggunakan fungsi PERSEN, kita bisa menuliskan rumus berikut:

scssCopy code=PERSEN(100, 20)

Hasilnya juga akan sama, yaitu 20.

4. Menambahkan Simbol Persen di Excel

Ketika kita menggunakan rumus atau fungsi untuk menghitung persen, kadang-kadang kita ingin menampilkan simbol persen (%) di hasilnya. Nah, di Excel, kita bisa dengan mudah menambahkan simbol tersebut.

Caranya, kita tinggal memformat sel yang berisi hasil perhitungan sebagai “Persen”. Caranya sangat simpel:

  1. Pilih sel yang berisi hasil perhitungan persen.
  2. Klik kanan dan pilih “Format Cells” atau “Format Sel”.
  3. Pada tab “Number” atau “Angka”, pilih kategori “Persen”.

Setelah itu, simbol persen akan muncul di sel tersebut. Keren, kan?

5. Menggunakan Rumus Persen dalam Formula Lain

Selain rumus dasar dan fungsi PERSEN, kita juga bisa menggunakan rumus persen dalam formula lain di Excel. Misalnya, kita ingin menambahkan atau mengurangi persen dari suatu angka.

Untuk menambah persen, kita bisa menggunakan rumus berikut:

scssCopy code=Nilai + (Nilai * Persen)

Sedangkan untuk mengurangi persen, rumusnya adalah:

scssCopy code=Nilai - (Nilai * Persen)

Misalnya, jika kita ingin menambahkan 10% dari angka 200, kita bisa menuliskan rumus berikut:

scssCopy code=200 + (200 * 0,1)

Hasilnya adalah 220. Mudah, kan?

6. Mengubah Format Sel Menjadi Persen

Selain menambahkan simbol persen di hasil perhitungan, kita juga bisa mengubah format sel menjadi persen. Misalnya, kita memiliki angka 0,5 dan ingin menampilkannya sebagai 50%.

Caranya sangat simpel:

  1. Pilih sel yang berisi angka yang ingin diubah.
  2. Klik kanan dan pilih “Format Cells” atau “Format Sel”.
  3. Pada tab “Number” atau “Angka”, pilih kategori “Persen”.

Setelah itu, angka 0,5 akan ditampilkan sebagai 50%. Asyik, kan?

7. Menghitung Persen Perubahan

Terakhir, kita akan belajar menghitung persen perubahan antara dua angka di Excel. Ini sering digunakan untuk melihat seberapa besar perubahan dari suatu nilai ke nilai lainnya.

Rumusnya sangat simpel:

scssCopy code=(Nilai Baru - Nilai Lama) / Nilai Lama * 100

Misalnya, kita memiliki angka 80 sebagai nilai lama dan angka 100 sebagai nilai baru. Kita bisa menggunakan rumus berikut:

scssCopy code=(100 - 80) / 80 * 100

Hasilnya adalah 25. Dalam hal ini, terjadi peningkatan sebesar 25%.

Baca juga : Rumus Median di Excel

8. Rumus Persen Terbalik di Excel

Kita sudah membahas tentang menghitung persen dari suatu nilai, tapi bagaimana dengan sebaliknya? Bagaimana jika kita memiliki hasil persen dan ingin mengetahui nilai aslinya? Tenang, di Excel, kita juga bisa melakukannya.

Rumusnya adalah:

Copy code=Hasil Persen / Persen

Misalnya, jika kita memiliki hasil persen 75% dan ingin mengetahui nilai aslinya, kita bisa menggunakan rumus berikut:

Copy code=75% / 0,75

Hasilnya adalah 100. Jadi, nilai aslinya adalah 100. Seru, kan?

9. Rumus Persen Kumulatif di Excel

Selain menghitung persen dari satu nilai, kita juga sering perlu menghitung persen kumulatif, yaitu persentase dari total keseluruhan. Di Excel, kita bisa melakukannya dengan mudah.

Rumusnya adalah:

mathematicaCopy code=Nilai / Total * 100

Misalnya, jika kita memiliki nilai 50 dari total 200, kita bisa menggunakan rumus berikut:

Copy code=50 / 200 * 100

Hasilnya adalah 25. Jadi, persentase kumulatifnya adalah 25%.

10. Menggunakan Format Angka untuk Persen

Selain mengubah format sel menjadi persen, Excel juga memiliki opsi format angka khusus untuk persen. Dengan menggunakan opsi ini, kita bisa mengubah angka biasa menjadi persen tanpa harus mengalikan dengan 100.

Caranya sangat mudah:

  1. Pilih sel yang berisi angka yang ingin diubah.
  2. Klik kanan dan pilih “Format Cells” atau “Format Sel”.
  3. Pada tab “Number” atau “Angka”, pilih kategori “Persentase”.

Setelah itu, angka akan ditampilkan sebagai persen tanpa perlu mengalikan dengan 100. Praktis, kan?

11. Rumus Persen dari Total di Excel

Terakhir, kita akan membahas tentang rumus persen dari total di Excel. Misalnya, kita memiliki beberapa nilai yang ingin kita hitung persennya terhadap total keseluruhan.

Rumusnya adalah:

mathematicaCopy code=(Nilai / Total) * 100

Misalnya, jika kita memiliki nilai 50 dari total 200, kita bisa menggunakan rumus berikut:

scssCopy code=(50 / 200) * 100

Hasilnya adalah 25. Jadi, persentase nilai tersebut terhadap total keseluruhan adalah 25%.

12. Rumus Persen Pertumbuhan di Excel

Selain menghitung persen perubahan antara dua angka, kita juga sering perlu menghitung persen pertumbuhan dari satu angka ke angka lainnya. Excel juga menyediakan rumus untuk melakukan hal tersebut dengan mudah.

Rumusnya adalah:

scssCopy code=(Nilai Baru - Nilai Lama) / Nilai Lama * 100

Misalnya, jika kita memiliki angka 80 sebagai nilai lama dan angka 100 sebagai nilai baru, kita bisa menggunakan rumus berikut:

scssCopy code=(100 - 80) / 80 * 100

Hasilnya adalah 25. Dalam hal ini, terjadi pertumbuhan sebesar 25%.

13. Menggunakan Fungsi PERTAMBAHAN.PERCEN di Excel

Selain rumus persen pertumbuhan tadi, Excel juga menyediakan fungsi khusus untuk menghitung persen pertumbuhan, yaitu fungsi PERTAMBAHAN.PERCEN. Dengan menggunakan fungsi ini, kita bisa menghitung persen pertumbuhan dengan lebih praktis.

Caranya sangat mudah. Kita hanya perlu menuliskan rumus berikut:

scssCopy code=PERTAMBAHAN.PERCEN(Nilai Lama, Nilai Baru)

Misalnya, jika kita ingin menghitung persen pertumbuhan antara nilai lama 80 dan nilai baru 100, kita bisa menuliskan rumus berikut:

scssCopy code=PERTAMBAHAN.PERCEN(80, 100)

Hasilnya juga akan sama, yaitu 25%.

14. Rumus Persen dari Bagian di Excel

Selain menghitung persen dari total, kita juga sering perlu menghitung persen dari bagian tertentu terhadap total. Excel menyediakan rumus yang berguna untuk menghitung persen dari bagian tersebut.

Rumusnya adalah:

mathematicaCopy code=(Bagian / Total) * 100

Misalnya, jika kita memiliki angka 50 sebagai bagian dari total 200, kita bisa menggunakan rumus berikut:

scssCopy code=(50 / 200) * 100

Hasilnya adalah 25. Jadi, persentase bagian tersebut terhadap total adalah 25%.

15. Menggunakan Grafik untuk Memvisualisasikan Persentase

Selain menggunakan rumus-rumus persen di Excel, kita juga bisa menggunakan grafik untuk memvisualisasikan persentase secara lebih jelas. Excel menyediakan berbagai jenis grafik yang dapat membantu kita dalam mempresentasikan data persentase.

Caranya sangat mudah. Kita hanya perlu memilih data persentase yang ingin kita visualisasikan, kemudian memilih jenis grafik yang sesuai. Contohnya, kita dapat menggunakan grafik pie atau grafik batang untuk memperlihatkan perbandingan persentase.

Dengan menggunakan grafik, kita dapat dengan mudah melihat dan memahami data persentase secara visual, sehingga informasi lebih mudah dipahami.

Baca juga : Rumus Mencari Persentase di Excel

16. Menggunakan Fungsi IF untuk Perhitungan Persen di Excel

Selain rumus-rumus yang telah kita bahas sebelumnya, kita juga dapat menggunakan fungsi IF (Jika) untuk melakukan perhitungan persen yang lebih kompleks di Excel. Fungsi IF memungkinkan kita untuk memberikan kondisi atau syarat tertentu dalam perhitungan persen.

Contohnya, kita ingin menghitung persentase nilai yang melewati batas tertentu. Misalnya, nilai yang lebih besar dari 80 dianggap lulus. Kita bisa menggunakan fungsi IF untuk melakukan perhitungan tersebut.

Rumusnya adalah:

arduinoCopy code=IF(Nilai > Batas, "Lulus", "Tidak Lulus")

Misalnya, jika kita memiliki nilai 90 dan batas lulus adalah 80, kita bisa menuliskan rumus berikut:

arduinoCopy code=IF(90 > 80, "Lulus", "Tidak Lulus")

Hasilnya akan menampilkan “Lulus”. Dengan menggunakan fungsi IF, kita dapat mengatur kondisi atau syarat yang sesuai untuk menghasilkan output persentase yang kita inginkan.

17. Menerapkan Format Angka Khusus untuk Persen di Excel

Selain menggunakan rumus dan fungsi, Excel juga menyediakan fitur format angka khusus untuk persen. Dengan menggunakan format ini, kita dapat dengan mudah mengubah angka menjadi format persen tanpa perlu melakukan perhitungan atau penulisan simbol persen secara manual.

Caranya sangat mudah:

  1. Pilih sel atau rentang sel yang ingin diubah formatnya.
  2. Klik kanan dan pilih “Format Cells” atau “Format Sel”.
  3. Pada tab “Number” atau “Angka”, pilih kategori “Persen”.

Setelah itu, angka yang ada dalam sel akan ditampilkan dalam format persen. Misalnya, jika kita memiliki angka 0,75, setelah menerapkan format persen, angka tersebut akan ditampilkan sebagai 75%. Dengan menggunakan format angka khusus ini, kita dapat dengan mudah mengubah tampilan angka menjadi persen tanpa melakukan perhitungan tambahan.

18. Mencari Nilai Persen Tertinggi dan Terendah di Excel

Di Excel, kita juga dapat mencari nilai persen tertinggi dan terendah dari sejumlah data. Hal ini berguna dalam analisis data atau pemantauan kinerja, terutama jika kita ingin mengetahui nilai persen ekstrim yang muncul.

Untuk mencari nilai persen tertinggi, kita dapat menggunakan rumus MAX. Rumusnya adalah:

scssCopy code=MAX(Range Persen)

Misalnya, jika kita memiliki data persen dalam rentang A1:A10, kita bisa menuliskan rumus berikut:

scssCopy code=MAX(A1:A10)

Rumus ini akan menghasilkan nilai persen tertinggi dari rentang tersebut.

Sedangkan untuk mencari nilai persen terendah, kita dapat menggunakan rumus MIN. Rumusnya adalah:

scssCopy code=MIN(Range Persen)

Misalnya, jika kita memiliki data persen dalam rentang A1:A10, kita bisa menuliskan rumus berikut:

scssCopy code=MIN(A1:A10)

Rumus ini akan menghasilkan nilai persen terendah dari rentang tersebut. Dengan menggunakan rumus MAX dan MIN, kita dapat dengan mudah menemukan nilai persen ekstrim dalam data kita.

19. Menambahkan Grafik Persen di Excel

Selain menggunakan grafik untuk memvisualisasikan persentase, kita juga dapat menambahkan grafik persen langsung di dalam sel Excel. Hal ini akan memudahkan kita untuk melihat persentase secara langsung tanpa perlu membuat grafik terpisah.

Caranya sangat mudah:

  1. Pilih sel tempat kita ingin menampilkan grafik persen.
  2. Klik kanan dan pilih “Format Cells” atau “Format Sel”.
  3. Pada tab “Number” atau “Angka”, pilih kategori “Persen”.
  4. Pada kotak dialog “Format Cells”, pilih opsi “Persentase” di sebelah kiri.
  5. Di bagian kanan, kita akan melihat “Kotak Data Bar”.
  6. Pilih tipe grafik persen yang diinginkan, misalnya “Kotak Data Bar Horizontal” atau “Kotak Data Bar Vertikal”.
  7. Sesuaikan warna dan ukuran grafik persen sesuai keinginan.

Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, grafik persen akan ditampilkan di dalam sel yang dipilih. Grafik persen ini akan menunjukkan visualisasi persentase secara langsung di dalam sel tersebut.

20. Menggunakan Kustomisasi Berwarna untuk Persen di Excel

Selain menggunakan grafik persen, kita juga dapat menggunakan kustomisasi berwarna untuk menyoroti atau membedakan nilai persen dalam rentang tertentu. Hal ini akan memudahkan kita untuk memperhatikan nilai persen yang penting atau menonjol.

Caranya sangat mudah:

  1. Pilih rentang sel yang ingin kita kustomisasi.
  2. Klik kanan dan pilih “Conditional Formatting” atau “Pemformatan Bersyarat”.
  3. Pilih opsi “Highlight Cells Rules” atau “Aturan Sorot Sel”.
  4. Pilih opsi “Greater Than” atau “Lebih Besar Dari”.
  5. Masukkan nilai persen yang ingin kita soroti.
  6. Pilih warna yang diinginkan untuk menyoroti nilai persen tersebut.

Setelah melakukan langkah-langkah tersebut, nilai persen yang memenuhi kondisi yang ditentukan akan ditampilkan dengan warna yang telah kita pilih. Dengan menggunakan kustomisasi berwarna ini, kita dapat dengan mudah menyoroti dan membedakan nilai persen yang penting atau menarik perhatian dalam data kita.

Penutup

Nah, itulah sedikit pembahasan tentang rumus menghitung persen di Excel dengan gaya bahasa santai ala anak muda. Meskipun terdengar teknis, sebenarnya rumus-rumus ini cukup simpel dan berguna dalam berbagai situasi.

Jadi, sobat caraseru.com jangan takut lagi saat melihat persen di Excel, ya! Sekarang, kamu sudah paham cara menghitungnya dengan mudah. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!