Ngademin Pegiat Teknologi

Sindir Megawati, dianggap rasis, posting foto Gus Dur jadul dengan orang Papua

1 min read

Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas II PDIP. (Tim media PDIP via Suara.com)

Netizen kemudian mengunggah beberapa foto jadul Gusdur bersama orang Papua.

Megawati Soekarnoputri pada Musyawarah Kerja Nasional kedua PDI-P. (Tim media PDIP via Suara.com)

Caraseru.com – Megawati Soekarnoputri menuai kritik publik setelah dianggap rasis Papua. Menyinggung mantan presiden Indonesia itu, netizen kemudian mengunggah sejumlah foto lama Gusdur bergaul dengan orang Papua.

Seperti dikutip Suara.com, pernyataan Megawati dinilai rasis karena menyebut kopi susu diduga merujuk pada orang Papua yang berkulit lebih gelap. Dengan nada bercanda, ucapan Megawati itu disusul dengan pernyataan bahwa orang Papua berkulit hitam.

Selain itu, Megawati kemudian mengaitkan kopi susu itu dengan John Wimpi Wetipo, wakil menteri dalam negeri kulit hitam asal Papua.

Tak butuh waktu lama, ucapan Megawati itu langsung menuai kecaman dari warganet yang menyebut dirinya rasis. Hingga kini, beragam komentar pun dilontarkan netizen.

Lelucon “kopi susu” Megawati tentang Papua dalam pidato ini menunjukkan bagaimana alam bawah sadar elit di Republik Indonesia melihat Papua: rasis!‘ tulis salah satu netizen menggunakan akun @My*********rest.

Foto jadul Gus Dur bersama orang Papua.  (Warga Twitter/GUSDUR)
Foto jadul Gus Dur bersama orang Papua. (Warga Twitter/GUSDUR)

Bandingkan Megawati dengan mantan presiden Indonesia lainnya, Gus Toure. Netizen mengunggah foto mantan presiden dan orang Papua yang tampak begitu akrab di berbagai kesempatan melalui akun @GUSDURians.

Pendekatan Gus Dur ke Papua sangat berprinsip dan kemanusiaan.sangat efektif dan mendalam‘ balas seorang netizen dengan akun @Ma****di*.

Di Papua, hanya dua presiden yang dihormati dan dicintai masyarakat setempat. Almarhum Gus Dur dan Pak Jokowi” Komentar akun @S****ma*.

Hingga artikel ini ditulis, cuitan foto lama Gusdur dan orang Papua ini sudah mendapat ratusan retweet dan balasan dari warganet setelah diunggah di akun @GUSDURians.

Ngademin Pegiat Teknologi